Tahun 2012 di katakan sebagai ajang bencana hingga di asumsikan
kiamat — habis sudah dunia ini — kiamat pasti ada, kita sadar itu. Kita
semua yakin tiada yang abadi. Sejauh ini, melihat betapa banyaknya
bencana datang silih berganti, Tsunami Aceh, Gempa Haiti, Gempa
Sumatera, Tsunami Jepang dan lainnya memang mengindikasikan kesitu.
Hingga muncullah ramalan suku Maya, yang berusia ratusan tahun
tertulis dalam kalender mereka. Yang katanya kalender produksi suku ini
terbukti akurat. Sejak itulah, mungkin loh, banyak yang kini aktif
lihat-lihat
kalender 2012 untuk hitung waktu.
Berdasarkan ramalam suku Maya, bencana besar yang diasumsikan kiamat
jatuh pada tanggal 12 Desember 2012, meskipun sebagian suku Maya lainnya
menolak tafsiran tersebut, mereka mengatakan bahwa jatuhnya bencana
pada 4.772M — sekitar 2000 tahun lagi.
Dan seorang tetua suku Maya, Apolinario Chile Pixtun menampik
anggapan kiamat 2012. Katanya pentafsiran kiamat jatuh pada Desember
2012 nanti berdasarkan dalih yang sangat meragukan. Dimana dasar
penafsiran tersebut di ambil dari tablet batu (stone tablet), yang sama
sekali tidak ditemukan indikasi kiamat jatuh pada Desember 2012. Karena
ada bagian dari batu tersebut yang terlewatkan.
Pernyataan Apolinario ini di perkuat oleh ilmuwan yang khusus
mempelajari budaya suku Maya, asal Jerman Sven Gronemeyer. Gronemeyer
mengatakan berdasarkan pembacaan yang dilakukannya, ia berpendapat
inskripsi di tablet batu Tortuguero menjelaskan mengenai transisi era
baru di kalender bangsa Maya, dan bukan akhir dunia.
Dan ilmuwan lainnya yang sejalan dengan Gronemeyerm yakni David Stuar
asal Amerika dan seorang peneliti Suku Maya dari Universitas Texas. Ia
menjelaskan bahwa ramalan 2012 sebagai tahun kiamat tidak berlandas sama
sekali. Ia menambahkan, suku Maya tidak mengatakan dunia berakhir pada
tahun 2012, sebaliknya, namun sekadar merekam ulang tahun penciptaan,”.
Perlu di ingat bahwa suku Maya terbukti sangat ahli dalam urusan
astronomi. Menurut kalender suku Maya, Putaran Besar (Great Cyle) setara
dengan 5,125.36 tahun lamanya, dimulai dari 13, Agustus,3114 SM dan
berakhir pada tahun 2012. Lalu dikaitkanlah hal tersebut sebagai kiamat
2012.
Namun sebagian suku Maya ada yang percaya hal itu, mereka telah
bersiap diri sambut kiamat 2012 nanti, dengan memasang jam penghitung
waktu mundur kiamat di Tapachula, Meksiko. Dan mengadakan ritual
tari-tarian juga menyimpan benda-benda untuk diwariskan kepada ahli
waris bumi nanti setelah kiamat. (bagi mereka setelah kiamat masih ada
kehidupan lagi? (
VivaNews))
Ramalan Nostradamus:
Akan tetapi suku Maya tidak sendirian, sejumlah peramal yang bernama
mengarahkan kesimpulan pembaca bahwa dunia akan berakhir pada 2012.
Mereka adalah suku Inka, kalender Mesir kuno, kemudian Nostradamus, Edga
Cayce, I Ching, Indian Hopi, dan lainnya memberi indikasi bahwa
“penyingkapan tragedi” akan jatuh pada tahun depan, yakni Desember 2012.
Nostradamus meramalkan kedatangan sebuah komet raksasa bernama
Nibiru, yang akan menabrakan dirinya ke Mediterania pada Desember 2012.
(Atau 1999 lalu?)
Becana alam
Dikatakan juga bahwa tahun 2012 akan penuh dengan bencana alam. Namun
bencana yang tidak hanya secara riil, tahun 2012 juga akan melepaskan
film-film bertema bencana alama super WAH produksi Holywood — untuk
semakin menakut-nakuti orang — satu film sudah sangat berhasil
film 2012 Movie. Bencana gempa bumi, volkano, erupsi, badai, sunami, banjir dan lainnya.
Dari berbagai gegap-gempita ketakutan juga kerisauan masyarakat, maka
para scammer berkedok paranormal tentunya tidak akan sia-siakan kondisi
tersebut untuk meraih untung dengan menawarkan perlindungan magis
kepada siapapun — sejauh percaya dan berduit — tentu usaha ini berhasil
juga seperti film 2012. Karena meskipun Indonesia mayoritas penduduknya
ngaku punya Tuhan, namun ber-musryik ria boleh juga deeeeh.
Lalu apakah kamu akan memakan tawaran para scammer?
Saya
Tidak ketinggalan saya pun juga ingin ikutan meramal tepatnya berdoa,
namun versi saya bertolak-belakang dengan ramalan-ramalan yang anda.
Ramalan saya, tahun 2012 akan terjadi hujan duit di wilayah-wilayah
penduduknya SANGAT SANGAT SUSAAAH. Dan daerah yang kering juga kena
hujan.
Harga-harga sembako dan BBM turun, dikarenakan SBY dan pemerintah akhirnya sadar sudah saatnya subsidi ke rakyat banyak.
Indonesia tidak macet lagi, karena masyarakat yang menengah keatas
lebih memilih bersepeda dan naik busway, sedangkan mobil mereka yang
banyak di jualin buat…terserah mereka.
Gimana dengan ramalan saya? Semoga terkabul…Amiiin Allahuma Amiiin (ikut ngamini ya).